Focusindonesia.id, Bandarlampung – Sejumlah guru honorer di Kota Bandar Lampung mendatangi Gedung DPRD. Mereka menuntut kejelasan terkait nasib pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang hingga kini dinilai masih belum jelas. Selasa (19/8/2025).

Dalam rapat dengar pendapat bersama anggota DPRD, perwakilan guru honorer menuturkan bahwa “Kami disini hanya butuh kejelasan saja, kepada siapa lagi kami mengadu yang hanya guru honor bertahun-tahun, kami hanya butuh kejelasan.” Ujar Riski salah satu guru honor dari sdn 3 langkapura Bandar Lampung

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Heti Friskatati, menegaskan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap komunikasi dengan para guru honorer.

“Kami di Komisi IV sangat membuka lebar untuk berkomunikasi. Perlu digaris bawahi, kami bukan mengabaikan. DPRD ini adalah rumah aspirasi rakyat Kami akan menyikapi, pasti kami layani, dan kami tindak lanjuti di Komisi IV,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung, Eka Afrian, menyampaikan bahwa kehadiran para guru honorer merupakan bentuk kepedulian sekaligus kasih sayang mereka terhadap profesi. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi tersebut hingga ke tingkat kementerian.

“Ini salah satu bentuk aspirasi ibu-ibu guru P3K sebagai wujud rasa sayangnya. Tetap jaga kekompakan, jangan sia-siakan kesempatan yang sudah diperoleh. Saya juga sudah ke kementerian, saya bertanggung jawab, dan mungkin selama ini kurang sosialisasi,” Ujarnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung Asroni Paslah juga berharap ini menjadi setitik harapan untuk guru honor yang mungkin selama ini mereka bingung tidak ada kejelasan.

“Saat rapat tadi bekade dan dinas pendidikan bahwa memang sudah di usulkan sebanyak 1079 Guru dan 460 tenaga pendidik berarti dengan ini ada setitik harapan kedepannya dan di perkiraan 2026 sk keluar dan kami DPRD Kota Bandar Lampung mencoba mengawal anggaran kalau memang sk tersebut sudah keluar.” pungkasnya . (Nuy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *