Bandarlampung, FocusIndonesia.id: Jasudin (64), mantan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kab. Lampung Selatan, merasa terharu bisa bergabung di IKAP PDI Perjuangan.
“Sungguh saya terharu bisa bergabung di Ikatan Alumni Pengurus (IKAP) PDI Perjuangan Kab. Lampung Selatan. Saya merasa muda kembali, meski usia saya sudah tua,” ungkap Jasudin usai Pelantikan DPC IKAP PDI Perjuangan Kab. Lampung Selatan, di Palas, Minggu (14/01).
Sambil menitikkan air mata, Jasudin menguraikan betapa banyak cobaan yg dihadapi oleh PDI Perjuangan pada era Orde Baru. Setiap gelar kegiatan partai selalu di awasi oleh aparat. Bahkan, tak jarang ada pengurus partai yg di ‘amankan’.
“Langkah kami ketika itu sangat dibatasi. Tetapi kami tetap setia kepada Ibu Megawati, Ketum DPP PDI Perjuangan. Beliau adalah salah satu Srikandi Indonesia yg tercatat dalam sejarah perjalanan biduk negara kita tercinta,” tambahnya lagi sambil menyeka air matanya.
Hal yang sama juga diakui oleh Sudiro. Menurut tokoh PDI Perjuangan yg satu ini, dia adalah seorang yg ikut menyaksikan bagaimana terjadinya peristiwa ‘kudatuli’ 1996 lalu. “Saya tidak bisa melukiskan dg kata-kata peristiwa ini. Banyak teman2 yg menjadi korban,” aku Sudiro.
Tokoh PDI Perjuangan sabahabat Alm Aryo Dandang ini, mengatakan para mantan pengurus yg tergabung di IKAP PDI Perjuangan ini tetap menjadi bagian dari partai, dan bukan kompetitor struktural.
“Posisi kami cuma mantan pengurus yg diharapkan dapat menambah kekuatan. Apalagi sekarang kita tengah berjuang untuk bahu membahu menangkan GANJAR-MAHFUD menjadi Presiden dan Wakil Presiden priode 2024-2029,” ujar Mbah Sukiman (90), tokoh sepuh PDI Perjuangan yg masih tampak sehat dan bugar itu.
Mbah Sukiman bahkan secara tegas mengatakan siap bergerilya untuk menangkan Ganjar-Mahfud pada kontestasi Pilpres 14 Februari 2024. “Meskipun usia saya sudah tua, tetapi saya masih mampu untuk bergrilya,” katanya dg semangat berapi-api.
Demikian juga Asyiono, mantan pengurus dari Kecamatan Jati Agung Lamsel yg hadir ke Palas dg durasi tempuh hampir 3 jam dari kediamannya. “Saya sempatkan hadir di acara pengujuhan IKAP PDI perjuangan, karena ini merupakan peristiwa bersejarah bagi seluruh purnabakti pengurus,” katanya.
Dia juga mewakili mantan pengurus lainnya mengucapkan terimakasih kepada para inisiator pendiri wadah komunikasi politik bagi para mantan politisi Lampung.
“Wadah komunikasi ini sangat penting. Disamping kita merasa ‘diwongke’ (Dimanusiakan), juga merupakan salah satu kekuatan untuk membantu teman-teman yg masih aktif di struktural partai,” ucap Asyiono.
Mereka yg dikukuhkan sbg pengurus DPC IKAP PDI Perjuangan Kab. Lamsel masing-masing Ketua Sudiro dibantu dua wakil, Sekretaris Wayan Gunawan dibantu dua wkl, dan Bedahara Asyiono dg dua wakil.
Untuk pengurus Kecamatan diantaranya adalah Kec. Bakauheni, Ketapang, Penengahan, Palas, Kalianda, Way Panji, dan Sidomulyo. Pengukuhan pengurus kecamatan lainnya segera menyusul. (Isdi)

