Focusindonesia.id, Bandar LampungWali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, kembali menunjukkan kepedulian terhadap warganya dengan menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat di 10 kecamatan se-Kota Bandar Lampung, Rabu (15/10/2025).

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari program rutin Pemerintah Kota dalam menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di tengah situasi ekonomi yang masih menantang.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Sosial Kota Bandar Lampung kepada ribuan keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di seluruh kecamatan. Setiap keluarga menerima bantuan beras untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga.

“Pemerintah Kota Bandar Lampung akan terus hadir di tengah masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa warga mendapat perhatian dan bantuan yang nyata dari pemerintah,” ujar Wali Kota Eva Dwiana saat menyerahkan bantuan secara simbolis di Kecamatan Panjang Selatan.

Eva menegaskan, program ini bukan hanya sekadar bentuk kepedulian, tetapi juga menjadi upaya untuk membangun solidaritas sosial dan semangat gotong royong antarwarga.

Ia berharap bantuan beras ini dapat meringankan beban masyarakat, terutama bagi keluarga yang terdampak fluktuasi harga bahan pokok.

Sebaran Penerima Bantuan Beras per Kecamatan:

• Kecamatan Panjang Selatan: 3.148 penerima

• Kecamatan Bumi Waras (BW): 3.150 penerima

• Kecamatan Teluk Betung Timur (TBT): 3.143 penerima

• Kecamatan Teluk Betung Barat (TBB): 1.999 penerima

• Kecamatan Teluk Betung Selatan (TBS): 3.145 penerima

• Kecamatan Teluk Betung Utara (TBU): 997 penerima

• Kecamatan Tanjung Karang Pusat (TKP): 2.995 penerima

• Kecamatan Tanjung Karang Barat (TKB): 1.997 penerima

• Kecamatan Langkapura: 500 penerima

• Kecamatan Tanjung Karang Timur (TKT): 697 penerima

Total penerima bantuan beras mencapai 21.771 keluarga di seluruh wilayah Kota Bandar Lampung.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandar Lampung 2024, jumlah penduduk yang termasuk dalam kategori rentan miskin mencapai sekitar 6,3 persen dari total penduduk kota.

Sementara harga beras di tingkat eceran sempat mengalami kenaikan hingga 12 persen dalam tiga bulan terakhir, dipicu oleh faktor cuaca dan distribusi pasokan dari daerah penghasil.

Melalui program bantuan pangan ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berupaya menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga dan mendukung target nasional dalam pengentasan kemiskinan ekstrem.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *